Battle Sunscreen Facetology Versi Pertama VS Oily & Acne Bareng @Sulistyawatiiar: Review SPF 40 PA+++ Tone Up
Perbandingan sunscreen Facetology versi pertama vs oily & acne SPF 40 PA+++ dari @Sulistyawatiiar. Cek tekstur mirip, finish tone up satin glow dan pilihan untuk kulit kombinasi hingga berminyak.
#Facetology
4.8/5 · @Sulistyawatiiar


Aku ngikutin battle sunscreen Facetology versi pertama vs oily & acne yang dibahas @Sulistyawatiiar dan jujur ini ngebantu banget buat mutusin mau beli yang mana. Keduanya sama-sama klaim SPF 40 PA+++ dengan finish tone up, jadi dari proteksi terlihat identik di atas kertas. Setelah aku coba pakai bergantian selama beberapa hari, aku ngerasain teksturnya memang mirip banget dan gampang diratakan tanpa white cast norak. Bedanya baru kerasa setelah beberapa jam, terutama di T-zone yang gampang berminyak. Buatku yang kulitnya kombinasi, detail kecil ini yang akhirnya jadi penentu pilihan. Kalau kamu masih galau antara dua versi ini, pengalamanku pakai keduanya mungkin bisa jadi referensi sebelum checkout.
Proteksi SPF 40 PA+++ yang Sama-Sama Aman untuk Harian
Dari sisi proteksi, keduanya ada di level yang sama yaitu SPF 40 PA+++ jadi sudah cukup untuk aktivitas harian seperti ngantor, kuliah, atau keluar sebentar. Aku pakai dua ruas jari tiap pagi sebagai langkah terakhir skincare dan rasanya tetap ringan, tidak perih di mata dan tidak bikin kusam menjelang siang. Walaupun dipakai di bawah makeup, hasilnya tetap nempel dengan baik tanpa pilling atau menggumpal. Untuk kamu yang sering di dalam ruangan tapi tetap kena cahaya dari jendela, level SPF ini sudah sangat memadai tanpa rasa gerah.
- Proteksi SPF 40 PA+++ untuk paparan UV harian
- Tekstur creamy ringan yang gampang diratakan
- Nyaman dipakai di bawah makeup tanpa white cast tebal
Penting: sunscreen tetap perlu reapply setiap 3-4 jam, terutama kalau kamu banyak berkeringat, setelah wudhu, atau aktivitas outdoor biar proteksinya tetap optimal.
Tekstur Mirip dan Finish Satin Healthy Glow yang Natural
Hal yang paling aku suka, teksturnya mirip banget antara versi pertama dan oily acne. Keduanya creamy, gampang dibaur dan langsung kasih efek tone up natural yang bikin kulit kelihatan lebih cerah tanpa keputihan. Finish awalnya sama-sama satin healthy glow yang bikin wajah terlihat segar dan sehat, bukan berminyak berlebihan. Bedanya baru muncul setelah beberapa jam pemakaian. Versi oily acne lama-lama terlihat sedikit lebih matte, jadi minyak di wajah lebih terkontrol. Sedangkan versi pertama cenderung mempertahankan glow yang lebih lama.
- Aplikasi halus dan cepat menyerap tanpa lengket
- Tone up natural yang meratakan warna kulit
- Awalnya glow, versi oily acne perlahan jadi lebih matte
Kalau kamu suka hasil dewy yang tahan lama, versi pertama bakal cocok. Tapi kalau kamu gampang berminyak, efek matte dari versi oily acne akan terasa lebih nyaman.
Pilih Sesuai Jenis Kulit: All Skin Types vs Oily Acne
Ini bagian paling penting buat nentuin pilihan. Versi pertama memang dirancang untuk all skin types atau kombinasi karena hasilnya balance antara lembap dan tidak terlalu matte. Jadi buat kulit normal, kering ringan, sampai kombinasi masih masuk. Sedangkan versi oily & acne diformulasikan lebih ideal buat kamu yang kulitnya cenderung berminyak dan gampang berjerawat. Dari pengalamanku, versi oily acne memang lebih nahan minyak di T-zone tanpa bikin kering ketarik.
- Pilih versi pertama kalau kulitmu normal ke kombinasi dan suka finish glow seimbang
- Pilih oily & acne kalau T-zone cepat berminyak dan butuh hasil lebih matte
- Keduanya tetap kasih tone up, jadi sesuaikan dengan preferensi finish harianmu
Catatanku setelah coba keduanya: untuk kulit kombinasi berminyak seperti aku, versi oily acne terasa lebih tahan lama tanpa touch up. Tapi kalau kulitmu cenderung kering, versi pertama akan terasa lebih nyaman dan tidak menekankan tekstur.